Februari 18, 2011

Hadiah itu..

Syahdunya malam yang membawa angin lembut..damai dan dingin diselingi rintik-rintik hujan menyembah ke bumi Sang Pencipta yang Agung..

Hari yang cukup bermakna dalam diri sebenarnya..walaupun aku membiarkan segalanya berlalu seperti itu..merelakan hari ini dilewati seperti itu saja..namun,saat aku melintasi kegelapan itu kelmarin,aku jadi memikirkan sesuatu..

365 hari yang mecatat pelgabai rasa dan peristiwa..merekam sejuta kenangan yang susah dilupakan..ada yang pergi dari hidup..dan ada yang datang mengganti kehilangan..bunga-bunga yang pernah layu itu kembali memekar dan mewangi..selama menjalani hari-hari itu,seribu yang mengaku membenci diri ini..mengasingkan sosok ini jauh dari pandangan mereka..saat itu jelas hati ini menanam kehampaan yang mendalam..namun,dibalik seribu kebencian itu,hadirlah sejuta cinta yang menggunung..dari hati-hati yang jujur mengenali..yang ikhlas menyelami dan memahami..

Sepanjang langkah-langkah yang semakin lambat ini,aku menoleh dan melihat sekeliling..sepanjang perjalanan tahun lalu,aku merasa ada saat-saat aku menjadi begitu kerdil..menjadi terlalu kecil dan lemah..dan kadang-kadang aku menyedari selama itu aku merelakan setiap penganiayaan terjadi..mempasrahkan diri dan hati dilukai..dan,menghadapi segalanya tanpa banyak bicara..hanya air mata yang mewakili..

Aku mahu jadi seperti burung-burung itu..dan terbang merentas gelora pukulan angin..yang mengepakkan sayap untuk terbang ke angkasa..aku mahu menjadi seperti burung itu,yang tidak takut menghadapi badai yang datang tanpa menyapa,menghadapi terik matahari..berhadapan dengan ancaman-ancaman durjana..dan tidak pernah takut menghadapi sebarang kemungkinan..

Akhirnya,tanpa pernah aku menyangka aku masih diberi hari untuk merasakan denyut nadi dan detak jantung..menghirup udara yg segar..meraba,merasa dan melihat keindahan dan kebesaran yang DIA sediakan..aku jarang berfikir untuk sedar..betapa hadiah terbesar aku untuk hari ini adalah dariNYA..hadiah kehidupan..dan itulah hadiah ulangtahun yang tiada nilai harga..
aku memandang ke langit..menghitung bintang-bintang..dan melihat betapa indahnya cahaya bulan..dalam hatiku sempat berbisik lembut..

“..terima kasih ya Allah atas hadiah ini..hadiah sebuah keindahan hidup..terima kasih kerana masih memberi kesempatan untuk aku melihat dan menikmati semua ini..”

Air mata mengalir lagi..dan ini adalah yang pertama di usia baru ini..

0 Perkongsian hati: