Julai 31, 2010

Wanita itu..

Rungsing dengan ujian yang bakal di hadapi beberapa jam lagi..kurang dari 90 jam lagi..mata sudah tidak dilelapkan..detak jantung makin bertambah..nadi teraba deras..jiwa mulai gundah..kelenjar-kelenjar keringat mula memainkan peran sehingga air lebih kerap dikonsumsi..kali ini cukup beda dengan ujian-ujian sebelumnya..

Merebahkan diri ke katil seperti biasa..sudah tepu 'hard disc' ku ini..terasa kadang-kadang aku lupa yg aku sedang di dunia nyata..terasa kaki tidak mencecah ke lantai..kadang-kadang juga berasa ini bukan duniaku..bukan dunia yg sebenar..tp hanta sebuah mimpi..mimpi yg dipaksa utk direalisasikan..

Membelek-belek bahan bacaan dgn menggunakan teman akrab baru..teman yg tidak pernah menghampakan..teman yg dihadiahkan ayah..teman yg membantu segala segi..dan teman yg menemani dikala benar-benar sepi..

Terbaca sesuatu..dan hati lantas berbisik kagum..

"..dia benar-benar pilihan Allah.."

Melihat suatu sosok wanita ini,wanita yg bagiku cukup luar biasa..wanita ini sebenarnya terlihat biasa-biasa dan sama saja seperti wanita lain jika aku tidak mengenalinya..namun,disebalik wajah ini,wanita ini hebat..

Aku mengimbau kotak-kotak memori..menyusun sebuah kronologi perjalanan..aku menyusun kronologi yg sekarang menjadi asing bagiku..

Terlihat wanita tersebut berjalan menyelusuri ranjau-ranjau..wanita yg hanya tersenyum..walau jelas ada duri yg tertancap di tumitnya..ada luka yg menoreh di ibu jarinya..bahkan,aku melihat ada bara-bara api dihadapannya..dia hanya melangkah..sedikit gusar tidak pernah terlihat diwajahnya..aku jadi tak berkedip mengimbau itu..

Namaku dipanggil..dan aku menyahut..aku menoleh dan wanita itu memanggilku untuk kali kedua..aku terpesona..aku ikut dibelakangnya..mengikut derap-derap langkah..kadang-kadang cuba meniru senyum dan ketenangan wajahnya..namun,ada ular-ular yg mengikuti kami..aku memanggilnya..aku memintanya utk berhenti dan hati-hati..ular terus mematuk kaki ku..juga kakinya..namun dia tetap senyum..aku? Mengerang kesakitan namun tetap kuat untuk melangkah..aku mempercepatkan langkah menjadi sebuah larian kecil..dalam hati,aku berharap dapat berjalan senada dengan wanita luar biasa ini..

Perjalanan bagiku agak panjang..namun tidak sepanjang wanita ini..kali ini,aku melihat ramai manusia disekelilingku..pakaian mereka sama sepertiku.mereka berbaju putih..mereka memakai bau-bauan sama denganku..senyum mereka,lafaz mereka dan aku terdengar kata-kata janji mereka persis sepertiku..

Wanita itu bersuara..

"..hati-hati.."

Aku bingung..apakah dalam jemaah manusia ini,manusia yg berbaju putih..manusia yg menjadi pilihan Allah ini untuk menjadi pembawa risalah..mengapa aku harus hati-hati..

Wanita tersebut menghilang dalam ribuan ramai org..aku mencari kelibatnya..namun,langsung tidak terlihat..aku mula mandiri..

Aku ubah langkah tadi..kali ini tidak senada wanita itu..aku mengikuti langkah-langkah baru..harapan agar langkah ini punya rentak yg sama dgn teman-teman baru..mengikut dan sesekali aku teringat pada wanita tadi..

Langkah melemah..aku jadi kaget..aku melambatkan langkah..kiri kanan penuh warna-warni..aku melihat kiri kanan penuh keseronokan..penuh kebahagiaan..melihat kiri kanan ada minuman penghilang dahaga..makanan yg lazat-lazat..ada pula pakaian yg cantik-cantik..melihat langkah yg lain melambat,aku mengambil kesempatan utk berhenti dan singgah sebentar..merasai sesuatu yg sedikit berbeda..

TIDAK!!!aku salah kali ni..ini bukan duniaku..td bukan minuman,tp tadi adalah nanah kotor yg hina..tadi bukannya makanan,tp hanya potonga-potongan daging manusia yg tidak bersalah..dan baju-baju itu palsu..dan itu hanya hiasan luaran yg tak bermanfaat..aku terperangkap..aku menjerit..

"..TOLONG!!!TOLONG aku!!bantu aku.."

Jemaah tadi berhenti..menoleh ke arahku..mereka tidak berganjak..aku terus menjerit..dan mereka menunduk..mengambil segumpal batu lalu mereka lemparkan ke arahku..mereka meludahku..mereka mengejiku dgn pelbagai kejian..

Aku terdiam..ada yg dtg mendekatiku..dia bukan dr jemaah berbaju putih..dia hanya biasa-biasa saja..memelukku..dan membawaku keluar dari dunia yg bukan duniaku..namun,dia tidak berdaya sendiri..kami kuatkan kudrat kami..masih lelah..aku masih terperangkap..dan kepala ini penuh luka akibat batu-batu keji yg dilemparkan manusia-manusia yg pernah dekat dengan hatiku suatu ketika dulu..

Wanita tadi datang..tersenyum..dan membantuku..dia menyeka air mataku..dia berteleku dihadapanku..dan dia masih lagi tersenyum..

"..hati-hati dalam perjalanan ini.."

Dia wanita yg cukup luar biasa..wanita yg memaafkan..wanita yg memahami..wanita yg cekal dan tabah menjalani setiap detik hidup..

Wanita ini bukan wanita yg menghukum manusia dari segala segi..bukan wanita yg menilai manusia atas silap dan salah mereka..tapi dia wanita yg selalu membantu dan selalu mencari jalan-jalan yg luas diantara jalan-jalan yg sempit untuk hati-hati lain berjalan menuju cinta hakiki..aku melangkah mengikutinya..namun,sukar untuk meniru langkah-langkahnya seperti dulu..aku harus bermula dari nol..aku mula mendaki dari kaki gunung..semoga aku bisa..

Mereka berbaju putih terus melangkah..melangkah dengan laju..aku melihat mereka dari kejauhan..mereka melangkah..namun,orang-orang sekeliling mereka seolah-olah jauh dengan mereka..orang-orang di tepian tidak menghiraukan mereka..kerana mereka terus menghukum..mencerca..dan ada yg sanggup mengorbankan daging-daging saudaranya..

Dalam hati berbisik..

"Aku bersyukur kerana Allah mengeluarkan aku dari kelompok manusia itu..walaupun cara Allah keluarkan aku adalah sangat menyayat hati,namun,aku pasrahkan..dan aku ikhlaskan hati ini..dan aku yakin..langkah-langkah itu pasti akan terhenti sehingga mereka kembali menoleh dan mengintrospeksi diri.."

Ampunkan diri ini Ya Rabb..

4 Perkongsian hati:

Tanpa Nama berkata...

salam...

salam ukhuwah ya akh yg diredhai Allah sentiasa...
maaf, mencuba untuk memahami situasi akh, namun mungkin sebagai manusia yang hina, menjadikan diri terbatas dalam memahami lebih lanjut...

akh,
Allah memahamkan kita tentang tanggungjawab besar ini merupakan satu kurniaan yang tersangat agung...
tidak banyak yang bertuah seperti kita..
sekali kita jejakkan kaki pada jalan ini, biarlah Allah yang kuatkan kita selanjutnya...
walau apa jua rintangan yang datang, biarlah kita bertahan kerna Allah semata...

akh,
indahkan peribadi nabi agung kita?indah juga turunan baginda, para sahabat yang tidak sedikit terkena pedihnya dugaan pada jalan ini..
penat, lelah, perihnya hati dan jiwa menjadi teman akrab mereka..
namun mereka tetap dapat bertahan sampai mati, bersama2 teman seperjuangan yang tidak sedikit ragamnya..
kenapa sangat tabah mereka?
semuanya bermula dari hati...niat dan tekad mereka yang menguatkan langkah mereka dan yang juga menetapkan derap mereka pada jalan penuh liku ini...

ya akh,
bila dipandang dari mata hati seorang insan yang terbatas kebijaksanaannya,teman2 bisa menguatkan dan bisa juga membuatkan kita lemah...
namun, pandanglah dari balik hikmah yang ingin Allah kita lihat dan tafsir dari semua peristiwa yang berlaku...

ketidakserasian itu Allah hadirkan bukanlah untuk kita menghindar dan menjauhkan diri, namun dari situ Allah ingin mengajar dan menguatkan kita untuk menjadi seorang da'i yang hebat...
Allah hadirkan teman2 yang tidak serasi agar kita boleh saling melengkapi, bukan saling menyalahkan...agar kita dapat menasihati dan membetulkan, bukan membenci dan menjauhi...agar kita akan lebih saling mengenal, bukan memutuskan silaturrahim...

mintalah kekuatan dari Allah dengan sabar dan solat..
selidiki hati kita, apa yang membuatkan Allah menurunkan ujian yang sebegitu untuk kita?
apakah Allah ingin kita menjadi lemah atau makin bertambah kuat?

kata orang, hisablah diri kita terlebih dahulu dan jangan melihat pada kesalahan orang lain...
andai hati kita membenci, marah dan geram, sebenarnya kesalahan itu adalah dari hati kita sendiri...
kerna seorang mukmin sejati akan berusaha keras untuk membuang semua perasaan itu dari hatinya, apatah lagi terhadap teman seakidahnya...

ya akh,
moga akh tabah dalam mengharungi duri2 pada jalan yang berliku ini...
moga akh sentiasa cekal kerna Allah, cukuplah Allah yang menjadikan hati kita kuat untuk terus bersama2 teman2 yang lain pada jalan ini...
sungguh, ukhuwah itu indah andai kita bertahan kerna Allah...
jangan letakkan hijab benci pada perasaan sayang dan cinta kita pada teman2 kita yang lain...
mereka perlukan kita dan kita juga perlukan mereka...
sama2lah kita saling memimpin tangan untuk menuju SYURGA-NYA, i'Allah...

"dan Dia (allah) mempersatukan hati mereka (orang yang beriman). walaupun kamu menginfaqkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. sungguh Dia Maha Perkasa, Maha Bijaksana."[8:63]

"Maka tetaplah engkau (Muhammad) (dijalan yang benar), sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang bertaubat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui natas. sungguh, Dia Maha melihat apa yang kamu kerjakan."[11:112]

sekali lagi maaf akh andai kata2 ini tidak seperti yang akh harapkan...

asif jiddan...

Tanpa Nama berkata...

salam wbt.ana begitu tertarik dgn kata2 dr pengomentar yhg sblmnya,

"Allah hadirkan teman2 yang tidak serasi agar kita boleh saling melengkapi, bukan saling menyalahkan...agar kita dapat menasihati dan membetulkan, bukan membenci dan menjauhi...agar kita akan lebih saling mengenal, bukan memutuskan silaturrahim..."

sekadar cuba untuk mengerti apa yg disiratkan dri penulisan anta.mohon maaf andai salah pengertiannya.
akh,kadang sebelum kita menyalahkan yg lain,cubalah kita selidiki dulu dimana silapnya kita,jgnlah kita cepat menanggapi teman2 kita cuba menghukum kita apabila kita berbuat silap,atau cuba menghakimi kita bila kita bebuat khilaf,fikirkanlah apakah telah mereka buka peluang untuk menerima kita,apakah kita telah beranikan diri untuk mengakui kesilapan kita?pahit tapi itulah ubat segalanya.kadang2 kita lebih cepat merasakan seolah2 kita ditinggalkan oleh jemaah,tanpa kita sadari kitalah yang meninggalkan jemaah.Jemaah kita pasti berdiskusi ttg mslh kita dgn murabbi.kerna itulah hidup berjamaah.hidup dgn keputusan syura.tidak mungkin seorang murabbi itu begitu sahaja membiarkan mutarabinya berjatuhan,melainkan telah diberi peluang atas mereka.Renung sejenak apakah kita telah berdiskusi dengan murabbi kita atas apa yang telah terjadi?kitalah yang mendatangi dakwah,kitalah yang lebih membutuhkan dakwah.(rujuk Beginilah Jalan Dakwah mengajarkan Kami).Jangan sampai kita terseleksi secara alami dari jalan ini.Seseorang yang mengaku mengikut jamaah harus ada sifat taat dan tsiqah pada murabbinya,sehinggakan menyerahkan segala kepercayaannya pada murabbi,barulah sesuai mengikut tanzim yg telah ditetapkan.Andai kita lebih suka membuat keputusan sendiri tanpa menunggu keputusan jamah ,maka sebenarnya kitalah yang meninggalkan jemaah dlm tidak sadar,bukannya jamaah meninggalkan kita.Marilah kita introspeksikan diri kita dalam membaiki diri ini.Tanpa jamaah kita ibarat kambing di tengah2 lautan serigala yang bakal menerkam kita dimanapun kita berada.Ayuhlah kita nilai kembali akh,di mana silapnya kita,bukan silapnya yang lain.

Akh,kadang2 kita lebih suka dan percaya mendengar kata2 org yang ada penyakit hatinya,yang suka melagakan sesama manusia,yang suka membesarkan cerita,walhal cerita hanya rekayasa,cerita penuh tokok tambah.Langsung kita menanggapi teman kita mencerca dan menghina kita.Kita nilai kembali,pernahkan kita bertatap muka dengan teman2 kita kembali untuk mendengar kebenarannya?Punyakah kita keberanian itu?Kita bahkan lebih percaya orang lain dari jamaah kita.Jemaah yang meninggalkan kita,atau kita yang meninggalkan jamaah?

Untuk akhir akh,ana mohon maaf andai membuatkan anta terguris dgn komentar ini.dan untuk akhirnya,
kemaafan kadang bukanlah langsung terlihat dengan ungkapan kata2,bahkan dengan doa keampunan Allah dari saudara kita yang sentiasa memerhatikan walau dari kejauhan.
wallahualam.

Yus Muslim berkata...

Salam..terima kasih atas komentar yg diberikan..ana sgt menghargai..ana mengakui kesilapan ana..kesilapan yg menimbulkan fitnah..tetapi,andai antum berada dalam kondisi ana,pasti antum merasakan apa yg ana rasa..

Betul,kadang2 kita kne lihat dan kaji diri kita..kita kena tgok kat mana salah kita..itu yg ana lakukan..cuba antum renungkan,seorang yg mencuri ikan dipasar..dan di kejar oleh seorang lelaki yg ingin membantu..dan apabila pencuri bjaya ditangkap,malah bukan pencuri yg dpt hukuman,tetapi pemuda yg bantu menangkap pencuri 2 yg dihukum..

Ana dirogol..diperkosa..oleh seorang lelaki yg ana anggap seperti abg ana..dan setelah ana meminta bantuan,ana minta tolong..ana minta org utk mempertahankan ana..dan org itu adalah org yg melaung2kan tentang ukhwah..malah,ana yg dihina..ana diusir dr rumah..ana difitnah..dilabel mcm2..kononnya ana murahan..penjual maruah..*ini adalah sebagai contoh semata..

Bagaimana??

Ana menulusi hidup sendiri..kisah maruah dan keaiban ana dijual,dicanang sana sini..siapa yg canang?siapa yg jual maruah ana?ana dengar melalui perbualan telefon sorg jemaah menceritakan sesuatu yg jelas adalah fitnah kepada sahabat-sahabat ana yg lain..dia minta supaya ana diboikot..dia adalah ketua kepada pergerakan dakwah ni..ketua usrah..bagaimana antum?

Sekarang ana kutip maruah ana..ana cantumkan serpihan-serpihan maruah yg dia dan mereka dagangkan..nama baik agama ana,family ana..astagfirullah..kerana kalian belum diuji seperti ana diuji..wahai hati-hati..

*ana bila menaip,hati jd sebak..kerana ukhwah ana ini penuh fitnah..

Afwan..

Yus Muslim berkata...

Satu lagi..bukan sebab percaya kata-kata org..tp ana percaya kata-kata yg ana dgr sendiri pakai telinga ana..melalui perbualan telefon..ikut usrah..melaungan dakwah..kalau hati penuh dengan hasad dengki..renungkan surah an-nas..detik demi detik Allah tunjukkan kebenaran..antum tunggulah..baru nnt antum tahu makna sebenar ukhwah..:-)